KARAKTERISTIK PKn
Materi PKn menurut Branson, harus mencakup tiga
komponen, yaitu civic knowledge (pengetahuan kewarganegaraan), civic
skills (keterampilan kewarganegaraan), civic disposition (watak-watak
kewarganegaraan).
1.
Civic Knowledge
Berkaitan dengan kandungan atau nilai apa yang seharusnya diketahui oleh
warga negara. Aspek ini menyangkut kemampuan akademik keilmuan yang
dikembangkan dari berbagai teori atau konsep politik, hukum, dan moral. Dengan
demikian mata pelajaran PKn merupakan bidang kajian multidisipliner. Secara
lebih terperinci, materi pengetahuan kewarganegaraan meliputi pengetahuan tentang
hak dan tanggung jawab warga negara, hak asasi manusia, prinsip-prinsip dan
proses demokrasi, lembaga pemerintah dan non-pemerintah, identitas nasional,
pemerintahan berdasar hukum (rule of law) dan peradilan yang bebas dan
tidak memihak, konstitusi, serta nilai-nilai dan norma-norma dalam masyarakat
2.
Civic Skills
Civic Skills meliputi keterampilan intelektual (intellectual skills)
dan keterampilan berpartisipasi (participatory skills) dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara. Contoh keterampilan intelektual adalah keterampilan dalam
merespon berbagi persoalan politik, misalnya merancang dialog dengan DPRD.
Contoh keterampilan berpartisipasi adalah keterampilan menggunakan hak dan kewajibannya
di bidang hukum, misalnya segera melapor kepada polisi atas terjadinya
kejahatan yang diketahui.
3.
Civic Disposition
Civic
Disposition (watak kewarganegaraan), komponen ini sesungguhnya merupakan
dimensi yang paling substantif dan esensial dalam mata pelajaran PKn. Dimensi
watak kewarganegaraan dapat dipandang sebagai muara dari pengembangan kedua
dimensi sebelumnya. Dengan memperhatikan visi, misi, dan tujuan mata pelajaran
PKn, karakteristik mata pelajaran ini ditandai dengan penekanan pada dimensi
watak, karakter, sikap dan potensi lain yang bersifat afektif.

No comments :