LAPORAN
HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS
LOGO
CONTOH JUDUL
PEMENUHAN SARANA BELAJAR DALAM EKSTRA KURIKULER UNTUK
MENINGKATKAN KUALITAS HASIL BELAJAR
Oleh
FITRI HANDAYANI
NIM. 15170006
Prodi Pendidikan Manajemen Pendidikan Islam
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Universitas Islam Negeri MALIKl Malang
MALANG
2017-2018
LEMBAR PERSETUJUAN
Laporan hasil Penelitian Tindakan Kelas
PEMENUHAN SARANA BELAJAR DALAM KEGIATAN EKSTRA KURIKULER
UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HASILBELAJAR
yang dilaksanakan pada tanggal .......... /bulan ....... 2017 di
Madrasah/Sekolah
....................................
Dinyatakan
telah disetujui oleh Kepala Madrasah/sekolah
....................................
Malang ,tgl...............
Mengetahui
Dosen
Pembimbing
......................................................
NIP.
|
Kepala
Madrasah/Sekolah
......................................................
NIP.
|
ABSTRAK
ABSTRAK berisi uraian ringkas permasalahan dan cara pemecahannya,
tujuan, prosedur dan hasil penelitian. Abstrak diketik satu spasi dengan font
12, huruf Times New Roman dalam bahasa Indonesia yang benar. Jumlah kata dalam
abstrak tidak melebihi 300 kata dan dilengkapi dengan kata-kata kunci sebanyak
3-5 kata.
KATA PENGANTAR
Berisi kata-kata yang ingin disampaikan oleh peneliti sehubungan
dengan pelaksanaan penelitian dan hasil yang dicapai. Pada bagian kata
pengantar ini dapat pula disampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak
yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian.
DAFTAR ISI
Berupa halaman yang memuat bagian awal laporan, bab dan sub-bab,
bagian akhir, disertai pencantuman nomer halamannya.
DAFTAR TABEL
Berisikan daftar nomor dan judul semua tabel yang ada dalam laporan
disertai pencantuman nomor halamannya (kalau ada).
DAFTAR GAMBAR
Berisikan nomor dan judul semua gambar atau foto yang ada dalam
laporan disertar pencantuman nomor halamannya. Gambar atau foto yang dimaksud
adalah gambar/foto yang diambil selama proses penelitiam berlangsung di dalam
kelak dan berguna antara lain, untuk menggambarkan situasi kelas atau mimik
seorang peserta didik yang dapat memperkuat uraian dalam kompanen laporan
(kalau ada).
BAB I
PENDAHULUAN
Memuat unsur konteks penelitian, fokus penelitian, perumusan
masalah dan pemecahannya (termasuk definisi operasional), tujuan penelitian,
manfaat hasil penelitian dan penegasan istilah dalam judul penelitian.
BAB II KALAN
PUSTAKA
Menguraikan teori terkait dan temurun penelitian yang relevan
sekaligus memberikan arah proses penelitian tindakan dan pelaksanaan penelitian
tindalan kelas (PTK). Uraian ini digunakan sebagai dasar penyusunan kerangka
berfikir dan usaha peneliti membangun argumen teoritik bahwa dengan tindakan
tertentu dimungkinkan dapat meningkatkan mutu proses dan hasil pendidikan dan
pembelajaran, bukan untuk membuktikan teori, sekali lagi bukan untuk
membuktikan teori. Kerangka berfikir tersebut dapat digambarkan dalam bentuk
bagan, diagram, uraian argumentatif atau bentuk penyampaian
BAB III
PELAKSANAAN PENELITIAN
A.
Setting Penelitian
Mengandung
unsur: deskripsi mengenai lokasi, waktu, mata pelajaran, karakteristik siswa di
sekolah/madrasah sebagai subjek penelitian.
B.
Persiapan Penelitian.
Ada beberapa
hal yang harus dipersiapkan sebelum penelitian dilaksanakan, antara lain:
1.
Rencana
pembelajaran yang berisi skenario kegiatan pembelajaran pemahaman bacaan
melalui kegiatan Ekstra Kurikuler. Kegiatan ini dilakukan dengan kriteria
tertentu di setiap siklusnya antara lain:
b)
Pada
siklus kedua pertanyaan pemahaman bacaan menggunakan pertanyaan 7 open-ended
questionnya.
c)
Pada
siklus ketiga pertanyaan pemahaman bacaan menggunakan 8 open-ended questions
2.
Tema
bacaan yang dipakai dalam penelitian ini diambil dari materi yang ada di kelas
tempat Anda mengajar ekstra kurikuler, hal ini bertujuan agar kegiatan belajar
mengajar tidak terganggu dengan adanya penelitian. Tema yang dipilih di kalas
adalah tentang permainan dalam ekstra kurikuler.
3.
Instrumen
penelitian berupa angket pra penelitian, pasca penelitian. lembar pengamatan siswa
dan guru serta seperangkat tes pemahaman bacaan.
C.
Siklus Penelitian
Penelitian ini
terbagi ke dalan 3 siklus dengan tahapan sebagai berikut:
Siklus Pertama
1.
Planning (Perencanaan), kegiatan yang
dilakukan pada tahapan ini adalah:
a.
Mengidentifikasikan
masalah yang ada pada siswa dengan menyebarkan angket dan interpretasi hasil
pengamatan di lapangan.
b.
Merencanakan
kegiatan pembelajaran pemahaman becaan untuk menemukan informasi dari siswa.
c.
Memilih
materi yang akan dipakai pada siklus ini-permainan kata.
d.
Membuat
skenario pembelajaran yang menceminkan tahapan-tahapan pelaksanaan kegiatan
pembelajaran.
e.
Mempersiapkan
daftar pertanyaan yang akan dipakai dalam kegiatan ekstra kurikuler, kartu
bernomer dan lembar jawaban.
f.
Menyusun
daftar kelompok berdasarkan rata-rata nilai ulangan harian.
2.
Acting (Pelaksanaan), pada tahap
ini peneliti menyajikan skenario pembelajaran yang telah disusun, di mana
kegiatan diawali dengan memperkenalkan kata-kata baru yang berhubungan dengan
bacaan. Guru menulis sejumlah kata kunci yang selanjutnya siswa mencari arti
kata tersebut di dalam kamus setelah siswa menemukan arti kata tersebut,
kegiatan dilanjutkan dengan belajar di dalam kelompok. Kelas dibagi dalam
beberapa kelompok terdiri dari 4-5 anggota dengan kemampuan yang bervariasi. Di
dalam tim tersebut setiap anggota terlibat dalam diskusi untuk menjawab
pertanyaan bacaan, saling membenarkan kesalahan dan berusaha saling menerangkan
jawaban agar masing-masing anggota tim dapat mencapai hasil yang maksimal.
Setelah selesai anggota tim berhadapan dengan anggota tim yang lain di tempat yang
lain dalam ruangan tersebut. Sebagai penghargaan atas usaha terbaik yang
dilakukan tim, guru memberi hadiah. Semua kegiatan yang dilakukan siswa dan
guru serta masalah yang timbul diamati dan dicatat di dalam lembar pengamatan.
3.
Evaluating (Penilaian), pada tahap ini
data dari hasil pengamatan di kelas dan perolehan nilai kelompok dalan menjawab
pertanyaan bacaan dan individu siswa saat belajar, maka diinterpretasikan untuk
mengetahui sejauh mana kegiatan pembelajaran tersebut dapat mempengaruhi
kemampuan siswa dalam menemukan informasi tertentu dari bacaan tersebut. Usaha
perbaikan dilakukan terhadap masalah yang timbul dari beberapa kesulitan selama
berlangsungnya kegiatan siklus pertama ini.
Siklus kedua
1.
Planning (Perencanaan), sama dengan
kegiatan pada siklus pertama.
2.
Acting (Pelaksanaan), pada tahapan
ini guru menyajikan rencana pembelajaran yang telah disusun, dengan kegiatan
yang diawali prosentase guru di depan kelas. Guru mulai menanyakan sesuatu yang
berkaitan dengan tema yang akan dibahas. Kegiatan ini dilakukan untuk menarik
perhatian siswa terhadap tema yang akan dibahas. Selanjutnya guru dan siswa
membahas kosa-kata atau kelengkapan yang ada kaitannya dengan bahan bacaan
tersebut. Kegiatan selanjutnya dilakukan dalam tim yang telah disusun ditetapkan.
Kegiatan dalam tim ini membahas pertanyaan-pertanyaan pemahaman bacaan yang
telah diberikan oleh guru beserta teks bacaannya. Setiap anggota tim harus
diusahakan saling bertukar pendapat, pertanyaan. Semua situasi yang berlangsung
dalam kegiatan ini dicatat oleh guru terutama tingkat responsibilitas dan
efektifitas guru selama kegiatan berlangsung. Hasil pengamatan dicatat dalam
lembar pengamatan lapangan.
3.
Evaluating (Penilaian), tahap ini
dilakukan pada tahap pelaksanaan di kelas berakhir. Hasil yang diperoleh selama
kegiatan ekstra kurikuler tersebut perolehan nilai masing-masing tim serta
hasil pengamatan di kelas dikumpulkan, kemudian diinterpretasikan untuk
mengetahui sejauh mana tindakan yang diberikan itu membawa manfaat pada
penguasaan belajarnya siswa. Hal ini dilakukan dengan cara membandingkan data
hasil dari siklus pertama dengan data pada saat sebelum diberi tindakan. Begitu
seterusnya sampai dengan siklus ketiga.
D.
Instrumen
Pengumpulan
data diperoleh dari angket, lembar pengamatan dan catatan lapangan serta tes
pemahaman bacaan dalam pembelajaran ekstra kurikuler.
1.
Angket. Dalam hal ini ada 2 macam yang
diberikan pada siswa, yaitu:
a.
Angket
penelitian diberikan sebelum tindakan diberikan yaitu sebelum pelaksanaan
siklus pertama. Angket ini diberikan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam
memahami bacaan dan hambatan yang dihadapi dalam kegiatan ekstra kurikuler pemahaman
bacaan, dan seterusnya.
b.
Angket
pasca penelitian, diberikan setelah tindakan diberikan yaitu setelah
berakhirnya siklus ketiga. Angket ini diberikan dengan tujuan untuk mengetahui
tanggapan siswa, mengenai kegiatan ekstra kurikuler dan kemampuan siswa dalam
mengikuti kegiatan tersebut, di samping itu juga bertujuan untuk mengetahui
perubahan sikap perilaku siswa terhadap kegiatan pemahaman bacaan tersebut.
Hasil angket sebelum dan sesudahnya dianalisis untuk mengetahui tingkat
kemampuan siswa dalam kegitan pembelajaran pemahaman bacaan tersebut, serta
nilai hasil kegiatan tiap siswa dicatat secara cermat oleh peneliti.
2.
Lembar pengamatan dan catatan lapangan. Data dari catatan pada saat diperoleh melalui kegiatan pengamatan
yang dilakukan peneliti data kegiatan itu berlangsung. Data tersebut kemudian
ditafsirkan bersama hasil angket dan hasil tes pemahaman bacaan serta hasil kegiatan
dalam ekstra kulikuler
3.
Tes pemahaman bacaan. Tes ini
dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami bacaan
dan tingkat efektifitas kerja masing- masing kelompok. Selanjutnya hasil tes
pemahaman bacaan baik sebelum maupun sesudah diberikan tindakan ditafsirkan
bersama data yang diperoleh dari angket dan data dari hasil catatan lapangan
untuk mengetahui apakah tindakan yang diberikan itu berhasil atau tidak.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Menyajikan hasil tiap-tiap siklus dengan lengkap yang berisi aspek
keberhasilan dan kelemahan yang terjadi. Perlu ditambahkan hal yang mendasar
yaitu perubahan pada diri siswa, lingkungan, guru, berupa perubahan proses dan
hasil belajar. Grafik dan/atau tabel, foto yang dapat digunakan secara optimal
untuk mengemukakan hasil analisis data yang menunjukkan perubahan yang terjadi.
Pembahasan dilakukan dengan mengaitkan temuan dengan tindakan, indikator
keberhasilan, serta kajian teoritik dan empirik.
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
Menyajikan simpulan hasil penelitian (potret kemajuan) sesuai
dengan tujuan penelitian. Saran tindak lanjut diberikan berdasarkan temuan dan
pembahasan hasil penelitian.
DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka dituliskan secara konsisten dan alphabetis sesuai
dengan salah satu model baku. Sumber yang dicantumkan dalam daftar pustaka
hanya yang benar-benar dirujuk di dalam naskah. Semua sumber yang dirujuk di dalam
naskah harus dicantumkan di dalam daftar pustaka.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Memuat contoh perangkat pembelajaran, instrumen penelitian, Curriculum
Vitae peneliti, data penelitian, foto, dan bukti lain pelaksanaan
penelitian (surat keterangan dari Kepala sekolah/madrasah tempat penelitian
berlangsung
PENGETIKAN HASIL
Ukuran kertas A4, huruf Times New Roman, ukuran 12, jarak spasi
1,5. Jumlah halaman maksimal 75 halaman.
Dosen Pengampu
Prof. H.M. Djunaidi Ghony
No comments :